ketika penat dan lelah mengadakan reuni…

ah,,,setelah melalui seminggu yang padat jadwal,,rasanya tak sabar untuk melabuhkan lelah ini. Tapi, entah kapan saat itu tiba.

Mungkin sampai awal tahun depan akan terus begini.

Ya,,semua mungkin sama-sama capek, tapi, bisakah mengijinkan saya beristirahat sejenak?
Tak hanya sekedar tidur atau merebahkan tubuh ini di atas kasur, tapi, benar-benar beristirahat.

Saya tau semua juga lelah, semua juga capek, tapi saat ini saya menyadari bahwa “batas” saya sudah hampir habis. Tangki persediaan energi saya sudah menipis,  sebentar lagi air mata ini menetes karna merasakan ruhiyah yg kembali kerontang.

saya rindu majelis ilmu itu…

saya rindu dengan kompetisi hapalan dan amalan yang dimuhasabahi tiap pekan.

Bukan hanya laporan-laporan itu yang meminta untuk dimonitor, tapi hati ini juga butuh ditilik, ditengok kebersihannya. karna saya tau, dan semua yang ada di sini tau, bahwa lingkungan ini tidak sebersih yang diharapkan, bahwa hati ini perlu perlindungan ekstra dibandingkan yang dulu.

ketika saya berani menengok, saya rasanya ingin menunduk sangat dalam dihadapanNya karna amalan saya yang semakin compang camping. Saya belum siap ketika membayangkan malaikat maut yang akan menjemput. Jujur, saya malu….

Tuhan, Allah ku yang Maha Penyayang, Ya Robbana, kuatkan hamba di jalan ini… hamba tak ingin menyesali pilihan ini, ketika hamba yakin dan slalu yakin, bahwa setelah kesulitan ada kemudahan, sungguh setelah kesulitan ada kemudahan…

Kuatkan hamba, sungguh hamba tau bahwa Engkau tak kan memberi beban lebih berat daripada yg bisa hamba pikul.

Saya sadar telah banyak momen yang terlewat oleh semua kesibukan ini, berapa banyak silaturahim yang tertunda terus, tapi saya sungguh tak ingin seperti ini.

4 thoughts on “ketika penat dan lelah mengadakan reuni…

    • bagaimana menghadapinya?saya tetap berjalan sesuai prinsip saya.ktika ada yg harus dkompromikan, saya bertanya padaNYA.mungkin klise, tp saya yakin Dia punya jawaban smua pertanyaan atas smua hal yang dilematis itu.
      tidak ada lagi yg bisa saya percaya kecuali DIA.
      ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s