Pencari Bahagia…(Balada (C)PNS part II)

Apa saya menyesal? saya merenungi pertanyaan ini.

Saya pun masih mencari passion yang membahagiakan saya. passion yang membuat saya selalu semangat untuk bangkit dari tempat tidur setiap paginya di hari kerja.

Sungguh, saya masih mencari passion itu.

Saya mencoba belajar bahagia, belajar bertahan di tempat ini dengan berbagai alasan yang saya pikir bisa menguatkan saya.

Saya temukan alasan-alasan itu, sama seperti kamu mungkin, seperti banyak orang di posisi saya, di posisi kita  sekarang.

Tapi, kadang berbagai alasan yang menguatkan itu, tak sanggup menahan beban kita di sini. Kita belum juga bisa menemukan gairah itu.

Mungkin inilah saat kita mundur, tapi mungkin saja, harusnya kita masih harus bertahan.

Terbayang wajah bahagia orang tua saya ketika saya diterima, terbayang wajah lega mereka ketika itu. Apa jadinya jika aku katakan saya ingin keluar?

Mereka tak kan keberatan ketika saya ingin berhenti dari KAP tempat aku bekerja kan?

Lalu apa bedanya?

Tapi, saya bertahan sekarang, bukan karna mereka. katakan saya egois, tetapi, bukankah hidup ini saya yang menjalani? saya memang tak bisa bahagia ketika harus menghancurkan hati mereka, tapi, saya menjalani ini semua bukan karna mereka, sungguh bukan demi bahagia mereka.

saya memilih jalan ini, karena saya yakin saya masih bisa mencari bahagia di sini, yang menghantarkan saya pada bahagia dariNya..

Tuhan, semoga langkah saya tetap bertahan di sini adalah yang terbaik menurut Engkau…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s