0

my IVF Journey :) 

Assalamu’alaykum..

akhirnya memutuskan membuat postingan ini, walaupun sempat pro kontra dengan paksu yang berpikir mungkin sebaiknya saya tidak menulis tentang ini atau cukup share lewat posting-posting di Instagram aja.

Tapi, bagaimanapun ini adalah salah satu tahapan yang pernah saya tempuh dalam kehidupan saya di dunia ini, dan suatu saat mungkin akan saya kenang segala proses ini, syukur-syukur ada yang bisa menemukan manfaat dari postingan saya kali ini.

First of all, mau cerita tahun 2017 adalah tahun keempat pernikahan kami dan ternyata kami masih berdua aja. Mulai intensif konsultasi ke dokter kandungan yang milihnya aja susah-susah gampang.

Untuk orang yang kurang nyaman ke rumah sakit atau ke dokter (ga tau kenapa ya, deg2an aja bawaannya), saya agak-agak bingung, lelah, dan takut sebenarnya. 

Pertaama coba intensif lagi program ke BWCC (Bintaro Women and Children Clinic) sama dr. Yuni. Dokter ini ramaaah banget, keibuan ya. Seneng aja ngeliatnya. Dari hasil USG Transvaginal ketahuan ada kista skitar 3cm, menurut beliau sih ga mengganggu dan ukurannya masih kecil. Haid juga normal dan ga ada sakit-sakit yang berlebihan. Tes HSG, Analisa sperma juga oke. Di dokter Yuni sempet dikasih Profertil dan Oxyvel trus menghitung masa subur, Qadarullah Allah masih takdirkan lain.

Bulan Juli, pas pulang ke Semarang, dapat kabar SMC RS Telogorejo ada promo program bayi tabung atau IVF sampai bulan September bayarnya diskon jadi Rp 37,5 juta.

Abis diskusi dengan keluarga, akhirnya diputusin mulai bulan depan (Agustus) mau coba konsul sama dokter yang nanganin IVF.. 
Naaah sampai di sini dulu yaa… Next week Insyaa Allah disambung lagi.. 
Terimakasih buat yang sudah mau nyimak, smoga postingan ini bermanfaat 🙂
#ivf #ivfjourney

Advertisements